ADA YANG BERBEDA DI PKL 2017

Jum’at (22/12) Madrasah Tsanawiyah Nurul jadid (MTsNJ) melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang diikuti oleh semua siswi kelas IX MTsNJ. Kegiatan PKL ini dibagi menjadi dua kali. Untuk putri dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2017, sedangkan untuk putra dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2017.

Kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin setiap tahun pasca libur maulid dengan rangkaian tujuan kebun raya Purwodadi Pasuruan, Museum Brawijaya, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Alun-Alun Malang dan terakhir pasar Lawang.

Rombongan peserta PKL yang terdiri dari 3 bus itu meninggalkan tanah Nurul Jadid sekitar pukul 05.00 WIB dengan diiringi senyum lebar di wajah para siswi yang rata-rata berumur 15 tahun tersebut. Perjalanan rombongan itu diawali dengan membaca basmalah bersama.

Perjalanan menuju kebun raya Purwodadi bagi para siswi dengan senang. Hal ini terbukti dengan wajah sumringah mereka begitu turun dari bus meski perjalanan cukup melelahkan. Penuh semangat para siswi mengikuti arahan yang diberikan oleh pemandu di sana. Total hampir dua jam dihabiskan di destinasi tersebut.

Rangkaian perjalanan tidak ada yang berbeda dengan jadwal kecuali ketika rombongan melewatkan Museum Brawijaya yang merupakan tujuan kedua. Perjalanan langsung dilanjutkan ke UIN Malang. Rangkaian tujuan tersebut terasa sangat berbeda di benak siswi bila dibandingkan dengan PKL sebelumnya.

Perbedaan itu semakin nampak ketika perjalanan dilanjutkan ke pasar Lawang. Tidak ada alun-alun yang merupakan tujuan keempat dalam rangkaian jadwal PKL. Hal ini sontak membuat peserta PKL bertanya-tanya dengan wajah kecewa bercampur sedih.

Namun saat para siswi yang berseragam krem tersebut tau bahwa alasan dibalik ketidaksesuaian perjalanan dengan jadwal itu adalah karena kemacetan, mereka kembali bersemangat meski rasa kecewa belum hilang sepenuhnya.

“Jujur, saya merasa sangat kecewa. Menurut saya jika gagal ke tujuan tertentu bisa diganti ke tujuan lain. Namun, saat tau alasannya karena macet, Iya mau bagaimana lagi,” ujar siswi yang biasa dipanggil Bud-Bud itu. (rain)

co-admin

Bukan sosok istimewa bagi siapapun