Makan ikan bersama Ibu Menteri Susi Puji Astuti.

Memasuki awal bulan November tepatnya hari jum’at tanggal 02 November 2018 Pondok Pesantren Nurul Jadid kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Puji Astuti. Sekitar 12.200 santriwan dan santriwati dengan antusias mengikuti acara Gemar makan ikan (Gemarikan) bersama Menteri yang bertempat di halaman Universitas Nurul Jadid. Sementara ikan yang di konsumsi pun mencapai 4,5 ton, hal itu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Namun, lamanya acara hendak dimulai menyebabkan sejumlah santriwati jatuh pingsan karena tidak kuat menahan panasnya terik matahari. Seluruh santri sudah berkumpul di halaman Universitas Nurul Jadid sekitar jam 06.00 tapi ternyata menteri baru datang jam 09.45. Meskipun sempat kecewa dengan hal tersebut,na namun rasa kecewa itu pun berganti rasa terharu karena bisa bertemu langsung dengan menteri Kelautan dan Perikanan perempuan pertama Indonesia.

Tidak sendirian, Ibu menteri menghadiri acara Gemarikan tersebut bersama putra sulung Presiden RI Joko Widodo, Raka Buming Raka. Hal itu membuat antusias para santri menjadi bertambah, khususnya santriwati. Tak dengan tangan kosong, Gibran datang kesini dengan membawa oleh-oleh dari Solo berupa 3 buah jaket yang di berikannya pada santri yang beruntung. Tapi, dia tak semerta merta memberikan jaket itu secara gratis, dia memberikannya kepada santri yang bertanya kepadanya tentang kewirausahaan.

Tak lupa dalam sambutannya menteri yang terkenal dengan selogan “Tembak, Tenggelamkan!!” itu meminta maaf kepada para santri yang hadir. ” Saya minta maaf, pada para santri karena keterlambatan saya dalam menghadiri acara ini. Saya berangkat dari Bali sekitar jam 07.00 sedangkan acara nya di mulai jam 07.00. Jadi ada kesalahan komunikasi antara pihak kami dan pihak Pondok Pesantren.” Terangnya.