Sejarah Singkat Madrasah Tsanawiyah Nurul Jadid

A. SEKILAS BERDIRINYA MTS NURUL JADID

Pondok Pesantren sebagai lembaga keagamaan yang bergerak dalam berbagai bidang yaitu dakwah Islamiyah, pengembangan misi keagamaan, pelayanan masyarakat sosial serta pendidikan dan pengajaran.
Karena Pondok Pesantren Nurul Jadid turut bergerak dalam bidang pendidikan dan pengajaran, sebagai konsekuensi logis adalah adanya lembaga-lembaga peindidikan formal, pendidikan formal yang ada mulai tingkat dasar samapai perguruan tinggi, dan lembaga itu ada yang berafilasi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan ada yang berfilasi ke Kementerian Agama.
Dengan berdirinya lembaga yang ada itu, dimaksudkan agar para santri menyeleksi atau memilih sekolah yang mana akan dijadikan tempat studinya sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan individu dan prospeknya masing-masing.
Sedangkah salah satu lembaga pendidikan yang ada dibawah naungan Pondok Pesantren Nurul Jadid yaitu Madrasah Tsanawiyah Nurul Jadid yang berdiri secara resmi mulai tahun 1977, kedengaran baru mendapat sk. Yayasan tertanggal 1 Januari 1978 dengan Nomor : 039/NJ/A-III/1978. Sedangkan piagam yang dikeluarkan oleh Departemen Agama bernomor : 1.m/3/386/1980.
Namun sebelum berdiri lembaga MTs. Nurul Jadid terdapat pergantian atau pergantian perubahan nama lembaga yang didasarkan pada situasi dan kondisi pada saat itu.
Sebagai langkah awal, berdirinya sebuah lembaga yang bernama flour kelas ( sebuah nama yang diberdirikan oleh KH. Abd Wafi Sekaligus sebagai Kepala Sekolah ). Lembaga ini didirikan dengan maksud sebagai lanjutan bagi santri yang melanjutkan studinya setelah menamatkan diri di sekolah Ibtidaiyah, hanya lembaga ini berjalan kurang lebih selama satu tahun, kemudian perjalanan berikutnya hambatan dan akhirnya bubar dengan sendirinya.
Dengan bubarnya pendidikan yang bernama “FLOUR” yaitu ” FLOUR KELAS ” maka pada tahun berikutnya berdirilah lembaga baru yaitu MUALLIMIN, berdirinya lembaga ini setelah kedatangan KH. Moh. Hasyim Zaini, BA. dari Paterongan Jombang, pada tahun 1961 dan sekaligus beliau sebagai Kepala Sekolahnya. Beliau berusaha dengan penuh optimal mengembangkan dan memasyarakatkan. Ternyata hanya tercatat dalam sejarah lembaga pendidikan MUALLIMIN ini hanya berjalan selama 9 tahun yang terhitung sejak tahun 1961 sampai tahun 1969.
Kemudian dalam perjalanan berikutnya sebagai pengganti dari bubarnya lembaga pendidikan MUALLIMIN adalah Madrasah tsanawiyah. Lembaga ini dapat berjalan dengan cukup baik mempunyai prospek yang cukup jelas, sehingga tercatat lembaga milik Yayasan Nurul Jadid selama 3 tahun. Akhirnya madrasah Tsanawiyah oleh Pemerintah di Negerikan sebagaimana yang dapat kita saksikan sekarang yang bertempat diantara jalan Paiton, tepatnya di desa Karanganyar Paiton Probolinggo. Dan sekarang lembaga ini mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang sangat baik.
Pada Tahun 1975, sedang hangat-hangatnya masyarakat dan Pemerintah mempublikasikan tentang prospek lembaga pendidikan Guru Agama. Maka Yayasan Nurul Jadid berpartisipasi ambil bagian mendirkan sebuah lembaga   ” Pendidikan Guru Agama Nurul Jadid ” ( PGANJ ). Berdirinya lembaga ini diharapkan para santri dapat mendarmabaktikan dirinya dalam dunia pendidikan baik dalam lingkungan Pemerintah maupun swasta. Dalam realitanya lembaga ini mempunyai animo yang sangat besar sekali yang mana dalam tahap pertamanya sekolah dibuka para santri banyak sekali yang berminat masuk pada lembaga tersebut. namun selanjutnya lembaga ini sudah berubah nama dan tercatat PGANJ hanya berjalan selama 3 tahun.
Selanjutnya akibat dari perubahan nama Sekolah, maka pada tahun 1977, yang semulanya PGANJ 6 tahun berubah menjadi MTsNJ untuk kelas I, II dan III sedang untuk kelas IV, V dan VI menjadi MA Nurul Jadid.
Kemudian dalam perkembangan selanjutnya pada Tahun Pelajaran 2013/2014 Madrasah Tsanawiyah Nurul Jadid telah memiliki gedung sebanyak 25 lokal sebagai fasilitas belajar mengajar, yaitu :

  • 1 Lokal untuk ruang Kepala dan Tata Usaha
  • 1 Lokal untuk ruang Perpustakaan
  • 2 Lokal untuk ruang Belajar
  • 1 Lokal untuk ruang Guru
  • 1 Lokal untuk ruang serba guna (Aula)
  • 1 Lokal untuk ruang OSIS
  • 1 Lokal untuk ruang Kopsis
  • 1 Lokal untuk ruang BP
  • 1 Lokal untuk ruang UKS
  • 1 Lokal untuk ruang Gudang
  • 3 Jeding dan WC

 

B. PETA PERKEMBANGAN JUMLAH SISWA

Adapun  yang  beruhubungan dengan peta  perkembangan  jumlah siswa dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup baik.

  • Tahun Pelajaran 1981 – 1982 sebanyak  89 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1982 – 1983 sebanyak 136 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1983 – 1984 sebanyak 406 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1984 – 1985 sebanyak 441 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1985 – 1986 sebanyak 558 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1986 – 1987 sebanyak 598 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1987 – 1988 sebanyak 614 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1988 – 1989 sebanyak 602 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1989 – 1990 sebanyak 678 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1990 – 1991 sebanyak 778 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1991 – 1992 sebanyak 793 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1992 – 1993 sebanyak 651 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1993 – 1994 sebanyak 693 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1994 – 1995 sebanyak 693 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1995 – 1996 sebanyak 645 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1996 ¬– 1997 sebanyak 641 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1997 – 1998 sebanyak 587 Siswa
  • Tahun Pelajaran 1999 – 2000 sebanyak 614 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2000 – 2001 sebanyak 631 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2001 – 2002 sebanyak 693 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2002 – 2003 sebanyak 744 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2003 – 2004 sebanyak 698 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2004 – 2005 sebanyak 619 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2005 – 2006 sebanyak 588 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2006 – 2007 sebanyak 585 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2007 – 2008 sebanyak 628 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2008 – 2009 sebanyak 710 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2009 – 2010 sebanyak 755 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2010 – 2011 sebanyak 826 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2011 – 2012 sebanyak 791 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2012 – 2013 sebanyak 828 Siswa
  • Tahun Pelajaran 2013 – 2014 sebanyak 805 Siswa

 

C. PERIODEISASI PERGANTIAN KEPALA SEKOLAH

Dari sejak awal berdirinya, yaitu dari sejak bernama FLOUR KELAS sampai pada MTsNJ lembaga ini banyak mengalami perubahan dan pergantian kepala Sekolah sebagai tampuk pimpinan bagi perjalanan selanjutnya.
Setiap bergantinya Kepala Sekolah, memang ada perbedaan perkembangan dan perubahan yang dilaluinya. Hal ini banyak diwarnai ooleh tingkat lemampuan Kepala dalam meminej lembaga ini.

NO Nama Lembaga Kepala Sekolah Tahun Pelajaran
1 Flour Kelas KH. Hasan Abd. Wafi 1960
2 Mu’allimin KH. Moh. Hasyim Zaini, BA. 1969 – 1969
3 MTs. Nurul Jadid KH. Moh. Hasyim Zaini, BA. 1969 – 1971
4 MTs.NJ di-Negerikan KH. Moh. Hasyim Zaini, BA. 1971 – 1975
5 PGA NJ 6 Tahun Pelajaran Ust. Mudawir, BA. 1975 – 1977
6 MTs. Nurul Jadid Hafidz Tohir 1977 – 1980
7 MTs. Nurul Jadid Ghafir Dasuki, BA. 1980 – 1983
8 MTs. Nurul Jadid Halimi Hasan, BA. 1983 – 1984
9 MTs. Nurul Jadid KH. Moh Hasyim Zaini, BA. 1984 – 1985
10 MTs. Nurul Jadid Halimi Hasan, BA. 1985 – 2003
11 MTs. Nurul Jadid Drs. H. Bakir Muzanni 2003 – 2010
12 MTs. Nurul Jadid H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I 2010-2014
13 MTs. Nurul Jadid H. Tahirudin, M. Pd. I 2014-Sekarang

 

E. DATA ALUMNI MADRASAH TSANAWIYAH NURUL JADID

No Dosen DPR-TK II DPR-TK I DPR RI Camat Bupati Tokoh Agama Polri TNI
Jumlah 50 40 25 3 5 1 25 2 2

 

F. PENUTUP

Demikian sekedar illustrasi tentang MTs. Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur. Besar harapan semoga lembaga ini menjadi lebih produktif dan penuh dinamika yang meyakinkan. Amin ya rabbal aalamin. (adm. mtsnj)

Admin

Hanya seorang cowok sederhana yang ingin menguasai dunia. Mimpi deh :p