SISWI MTsNJ BUAT HANTARAN LAMARAN SENDIRI

Hari selasa adalah harinya siswa bagi lembaga yang berada di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Dikatakan demikian karena hari selasa adalah hari yang digunakan untuk kegiatan pengembangan diri yang dilaksanakan untuk mengeksplor bakat dan minat siswa.

Salah satu kegiatan pengembangan diri di MTs Nurul Jadid (MTsNJ) yang rutin digelar pada hari selasa adalah kerajinan tangan atau para siswi menyebutnya prakarya. Ekstrakulikuler kerajinan tangan ini hanya diperuntukkan siswi tidak untuk siswa.

Kerajinan tangan yang dibuat oleh siswi MTsNJ hari ini (14/11) adalah hantaran lamaran. Mereka dilatih dari awal pembuatan pola,  merangkai objek, pemilihan warna, tata letak sampai pembungkusan. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dan berulang sampai mereka mahir.

Membuat hantaran lamaran sendiri membuat para siswi memilih bentuk dan warna hantaran sesuai dengan keinginan masing-masing. Mereka dibagi berkelompok untuk menyelesaikan satu hantaran lamaran.

Membuat hantaran lamaran selama dua jam dari pukul 10.00-12.00 tidak sedikitpun terasa melelahkan bagi para siswi. Hal itu terlihat dari semangat mereka menggunting pola dan merangkai kain menjadi angsa atau jilbab menjadi bunga.

Salah satu hantaran lamaran karya siswi MTsNJ

“Kegiatan ini memang sengaja hanya ada di putri karena memang ini bersifat keputrian. Kami ingin membekali mereka dengan softskill yang sesuai dengan keinginan mereka,” ujar Sriwati, pengajar kerajinan tangan.

Dituturkan lebih lanjut oleh Sriwati bahwa kerajinan tangan ini dinamis. Jika siswi sudah dirasa mahir membuat hantaran lamaran maka akan dilanjutkan dengan kerajinan tangan merajut dan sebagainya.

“Dengan peralatan terbatas dan seadanya mereka tetap bisa berkarya dan hasilnya sangat memuaskan,” pungkasnya. (ff)

co-admin

Bukan sosok istimewa bagi siapapun